Rabu,23 Maret 2016 13:25 WIB

Penulis: Otomotifnet

Upgrade Performa Honda Vario Techno 125, Bore-Up 150 cc Tembus 18,5 dk

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Karena didesain downdraft, throttle body dan velocity stack nongol di bawah jok

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Penambahan oil cooler supaya panas mesin tetap terjaga

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Piggyback SpeedSpark menjadi pilihan, bisa open limiter sampai 14.000 rpm

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Knalpot CLD C3 silincer pendek pas dengan karakter mesin

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Sesuai karekter transmisi CVT, putaran mesin langsung tinggi sejak awal digas, tapi turun perlahan dan power tertinggi ada di kisaran 9.500 rpm

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Pakai piston forging 58 mm, bore up jadi 152 cc 6. Sesuai karakter transmisi CVT, putaran mesin langsung tinggi sejak awal digas, tapi turun perlahan dan power tertinggi ada di kisaran 9.500 rpm

Jakarta - Meski jarang ada kelasnya, Adi Nugroho pemilik bengkel #111 Motor- Works tetap menyiapkan Honda Vario Techno 125 untuk turun balap. Hasilnya, lebih sering wara-wiri di fun race. Meski begitu ubahan yang dilakukan tergolong niat dengan peningkatan performa cukup baik.

Diuji di atas dynamometer Dynojet milik Duta Motor Sport (DMS), power skutik yang sudah bore-up jadi 152 cc ini tembus 18,5 dk. Di Sentul kecil, sukses bawa pulang piala kelas wanita dengan catatan waktu 1 menit 2 detik. Wow, penasaran apa saja ubahannya? (motor.otomotifnet.com)

Blok Silinder

Langkah pertama untuk meningkatkan tenaga adalah bore-up pakai piston menjadi ukuran 58 mm. Kini kapasitas ruang bakarnya naik jadi 152 cc.

“Piston forging pakai merek Moto1. Piston lebih ringan dengan kualitas yang lebih kuat, makanya pede patok kompresi 12,3 : 1,” ucap Adi, sapaan akrabnya.

Cylinder Head

Ruang bakar sudah besar, pasokan gas bensinnya juga dibuat makin lancar. Bukan cuma porting-polish, tapi klep juga diperbesar menggunakan part original Honda PCX dengan diameter in 29 dan ex 23. ”Noken as custom sendiri dengan durasi in 270˚ lift 8,5 mm, sedang ex 265˚ lift 8,7 mm. Yang pasti karakter noken as ini untuk mengail torsi besar dari awal buka gas karena skutik ini punya bobot yang bongsor dibanding matik lainnya,” lanjut pria ramah ini.

Throttle Body

Throttle body diganti kepunyaan Honda CB15OR, diameter 31 mm lengkap dengan velocity stack. “Injector pakai spek 170 cc/min berlabel Keihin,” jelasnya. Agar campuran udara dan bensin cepat sampai ke ruang bakar Adi memangkas intake menjadi downdraft. Karena posisinya mendongak ke atas, throttle body nongol di bawah jok.

Pengapian

Tuner yang mangkal di Jl. Marik, Perumahan Taman Narogong Indah, Bekasi Timur ini menggunakan piggyback dan koil SpeedSpark. “Bisa open limiter sampai 14.000 rpm. Selain itu dapat menyimpan beberapa mapping, memudahkan saat terjadi perubahan cuaca di balap,” beber Adi yang melakukan seting air fuel ratio (AFR) konsiten di kisaran 12,9-12,5:1.

Hasil Dyno

Di atas dyno milik DMS yang ada di Jl. M.Hasibuan Bekasi Barat, didapat tenaga maksimum 18,5 dk @ 9.530 rpm dan torsi maksimum 13,9 Nm @ 9.480 rpm. Putaran awalnya langsung melengking tinggi dan puncak tenaga dan torsi ada di kisaran 9.500 rpm, setelahnya turun perlahan. Makanya pas untuk trek pendek seperti Sentul kecil, wajar jadi juara!

Data Modifikasi Honda Vario Techno 125

Piston : Moto1 forging 58 mm

Klep : Honda PCX

Noken as : Custom

Per klep : Swedia

Piggyback : SpeedSpark

Koil : SpeedSpark

Throttle body : Honda CB150R

Injector : Keihin 170 cc/min

Oil Cooler : Morin

Knalpot : CLD C3

#111 MotorWorks : 081311095959

Duta Motor Sport : 021 88345166

EDITOR

Denta

Top