Senin,18 April 2016 10:59 WIB

Penulis: otonet

Upgrade Performa Vespa Sprint 150 3V ie, Tunggangan Balap Harlan Fadillah

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Harlan, turun perdana langsung podium dua Super FFA

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Kem 267ยบ

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Throttle Body Down Draft

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    CVT Mallosi

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    ECU aRacer

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Tenaga Naik 6,88 DK

Jakarta -  Kelas Super FFA (free for all) seri pembuka Scooter Grand Prix (SGP) (28/2) lalu, kedatangan pemain baru muka lama. Harlan Fadillah, pembalap nasional ini turun gunung membesut Vespa Sprint 150 3V ie garapan Casa da Vespa. Hasilnya, debut perdananya berbuah podium kedua. “Ketika race di kelas Super FFA yang boleh bore up sampai 300 cc, mesin 200 cc ini masih bisa ngacir duluan saat keluar tikungan,” bangga Harlan. Apa saja yang diubah? Simak terus! • (otomotifnet.com)

Upgrade Performa Vespa Sprint 150 3V ie  Vespa Balap Harlan Fadillah
Upgrade Performa Vespa Sprint 150 3V ie 

Kem 267º
Buka tutup klep diatur ulang, durasi noken as kini jadi 267º. “Tujuannya agar power bawah lebih terdongkrak. Diikuti dengan porting cylinder head in dan ex dengan membuang daging sekitar 0,5 mm,” bebernya.

Throttle Body Down Draft
Throttle body 31,8 mm buatan Uma Racing dipasang pada intake tegak, posisinya kini jadi down draft. David juga pasang dual injektor. “Injektor kedua dipasang di ujung velocity stack agar campuran udara dan bensin lebih homogen. Nilai lambdanya sekitar 1 atau ideal. Injektor pertama tekanannya 150 cc/menit sementara yang kedua 100 cc/menit.

ECU aRacer
Mengatur timing pengapian dan pasokan bahan bakar diatur pakai ECU aRacer, pengapiannya dibuat 30º sebelum TMA dengan timing tertinggi 34º di 7.000 rpm. Sedang air fuel ratio (AFR) dipatok 12,3:1.

CVT Mallosi
Urusan transmisi, produk Mallosi dari Italia dipasang. Mulai dari belt, variator, per kopling sampai roller 9,5 gram.

Bore Up 200 cc
Bore up 200 cc pakai piston 66 mm,” buka mekanik andalan Casa da Vespa, David Yusdi. Agar kompresi tak terlalu tinggi, paking silinder di bagian bawah pakai tembaga 1 mm, yang atas 0,5 mm. “Kompresi 12,1:1, masih bisa konsumsi bensin oktan 95,” jelas David.

Tenaga Naik 6,88 DK
Di atas dynamometer Dynojet 250i milik Sportisi Motorsport, powernya ini naik 6,88 dk dan torsi naik 2,27 Nm dibanding standar. Power maksimal 19,35 dk pada 10.200 rpm dan torsi 13,79 Nm pada 7.800 rpm, ganas!

Data Modifikasi Vespa Sprint 150 3V ie 
ECU : Aracer RC1 with lambda data logging
Koil : Yamaha YZF-R15.
Knalpot : AJM
Sok : Ohlins
Ban depan : Mitas MC29 Sporty 120/70-12
Ban belakang : Mitas MC29 Sporty 130/70-12
Casa Da Vespa : 02127656587
Sportisi Motorsports : 081381747245

EDITOR

Dimas Pradopo

Top