Senin,29 Feb 2016 09:54 WIB

Penulis: Otomotifnet

Upgrade Performa Yamaha MT-09, Menyempurnakan Knalpot Slip-on

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Agar udara yang masuk makin plong, filter udara diganti pakai merek BMC. Tersedia hampir untuk semua jenis moge terbaru

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Piggyback Power Commander V jadi kunci menghilangkan suara knalpot nembak, karena terlalu kering. Tinggal manipulasi semprotan injektor agar makin deras

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    . Biar keren, selang radiator juga ganti pakai Samco berwarna biru, oke juga

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Knalpotnya cuma slip-on buatan Akrapovic, tapi sudah butuh suplai bahan bakar lebih deras. Gimana kalau pakai full system ya?

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Upgrade Performa Yamaha MT-09 Menyempurnakan Knalpot Slip-on

“Pemasangan knalpot slip-on membuat pasokan bahan bakarnya terlalu kering”

Jakarta -  Buat yang pernah membesut Yamaha MT-09, pasti sepakat jika OTOMOTIF bilang torsinya sangat besar. Gas sedikit aja langsung ngacir, hal ini juga diakui Dimas Adrian yang juga kerap turing pakai motor naked tiga silinder berkapasitas ruang bakar 847 cc ini.

Nah, karena hobinya turing, pria yang berprofesi sebagai fotografer ini ingin napas di putaran atasnya juga lebih panjang. Salah satu langkah awal yang ia lakukan adalah pasang knalpot slip-on buatan Akrapovic.

“Bunyi dan bentuknya sih keren, carbon! Tapi sayang performanya enggak terlalu berasa, dan malah jadi nembak-nembak,” keluh Dimas yang langsung ditanggapi M. Adi Kurniawan atau Memet, kepala bengkel Aerospeed 74.

Enggak asal analisa, Memet membawa MT-09 berwarna hitam ini ke atas dynamometer Dynojet 250i. Dari situ langsung terbaca jika ternyata pemasangan knalpot slip on ini membuat pasokan bahan bakarnya terlalu kering, air fuel ratio (AFR) terbaca lebih dari 15:1. Harus dikoreksi nih.

Solusi yang ditawarkan Memet adalah melakukan seting ulang dengan pemasangan piggyback Dynojet Power Commander V. Selain itu, filter udara racing buatan BMC juga dipasang agar pasokan udara makin plong. Oleh memet, AFR diseting merata 14:1 hampir di semua putaran mesin.

Hasilnya? Power naik 6,04 dk dari 89,84 dk jadi 95,88 dk dengan peak power bergeser ke putaran mesin lebih tinggi dari 9.050 rpm ke 10.700 rpm. Sedang Torsinya tak bergerak, justru turun 0,02 Nm, meski begitu Dimas tetap mengaku senang karena yang dibutuhkannya adalah nafas lebih panjang.

“Saat turing ke Bali pakai spek ini, torsi dan respons standarnya sudah cukup galak. Tapi perbedaan terasa ketika di rpm atas, napas MT-09 yang sekarang jauh lebih panjang, limiter sampai 11.000 rpm,” kekehnya. Mantab! • (Otomotifnet.com)

Knalpot Slip On
Power : 89,84 dk @ 9.050 rpm
Torsi : 71 Nm @ 7.500 rpm

Knalpot + Piggyback + Air Filter
Power : 95,88 dk @ 10.700 rpm
Torsi : 70,98 Nm @ 7.600 rpm

DAFTAR BELANJA
BMC Air filter : Rp 1,3 juta
Piggyback Dynojet PCV : Rp 5,8 juta

Aerospeed74 : 081280008227

EDITOR

Dimas Pradopo

Top