Selasa,4 Okt 2016 12:10 WIB

Penulis: Antonius Yuliyanto

10 Hal Tentang Mobil dan Motor di Vietnam Yang Harus Kamu Tahu!

  • Foto: Aant

    Mobil di Vietnam menggunakan setir kiri, makanya jalannya di kanan

  • Foto: Aant

    Mayoritas menggunakan helm cetok, termasuk pengendara Kawasaki Z1000 ini

  • Foto: Aant

    Seperti di banyak negara lain, motor di Vietnam juga tanpa plat nomor depan

  • Foto: Aant

    Banyak motor yang hanya pakai spion kiri, yang kanan dilepas

  • Foto: Aant

    Motor di Vietnam belum wajib AHO, makanya di siang hari lampu enggak dinyalakan

  • Foto: Aant

    Toyota Innova menjadi favorit dijadikan taksi, sangat mudah menemukannya

  • Foto: Aant

    Mayoritas motor jenis skutik dan bebek, sangat susah menemukan jenis sport, ini salah satu yang tertangkap kamera

  • Foto: Aant

    Isi bensin posisinya lurus ke pompa, bukan sejajar, makanya jadi semrawut

  • Foto: Aant

    Banyak pemotor wanita, karena budaya di sana perempuan lebih banyak yang bekerja

  • Foto: Aant

    Astrea Prima atau di sana dinamakan Honda Dream masih banyak berkeliaran di jalan

Ho Chi Minh - Atas undangan Motobaiku, salah satu distributor helm Zeus di Indonesia, OTOMOTIF berkesempatan mengunjungi kota Ho Chi Minh, Vietnam selama 5 hari (29/9-3/10). Kota kedua terbesar setelah Hanoi ini terletak di Vietnam sisi selatan.

Selama 5 hari tersebut, lewat pengamatan di jalan ternyata ada beberapa hal yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan di Indonesia. Setidaknya ada 10 hal berikut yang menjadi ciri khas Ho Chi Minh.

Apa saja dari 10 itu? Yuk kita urut satu-persatu.

  1. Setir Kiri

Mobil yang beredar di Vietnam ternyata pakai setir kiri, seperti mayoritas di Eropa atau Amerika. Hal ini mungkin ada hubungannya dengan sejarah, karena Vietnam merupakan bekas jajahan Perancis yang mana juga menganut setir kiri. Makanya saat jalan ada di sisi kanan, beda dengan Indonesia yang di kiri karena setir kanan.

  1. Helm Cetok

Mayoritas atau kalau enggak dibilang 99%, pengguna motor di Ho Chi Minh ini ternyata pakai helm cetok. Selama 3 hari di sini baru sekali lihat yang pakai helm half face. Bahkan pemakai moge seperti Kawasaki Z1000 atau BMW S1000RR yang ditemui pun pakai helm cetok. Favoritnya adalah merek Andes, helm yang dibikin oleh produsen helm Zeus untuk pasar lokal Vietnam.

  1. Motor Tanpa Plat Nomor Depan

Penggunaan plat nomor motor di Vietnam ternyata seperti di sebagian besar negara, hanya pakai belakang saja. Beda dengan Indonesia yang mesti depan dan belakang. Mmm... Kapan ya Indonesia menerapkan hal yang sama? Karena sisi depan motor jadi lebih bersih, lagian memantau nomor yang depan lebih sulit kan?

  1. Hanya Pakai Spion Kiri

Tentu ada hubungannya dengan penggunaan jalur kanan, makanya sebagian besar motor hanya pakai spion kiri, yang kanan dilepas. Ini seperti kondisi di Indonesia beberapa tahun silam ketika belum diwajibkan pakai 2 spion.

  1. Motor Belum AHO

Saat siang hari di Vietnam ternyata motor belum diwajibkan menyalakan lampu, makanya masih pakai saklar lampu utama, belum AHO (automatic headlamp on).

  1. Toyota Innova Favorit Jadi Taksi

Bila Toyota Kijang Innova di tanah air jadi favorit mobil keluarga, ternyata kalau di Vietnam malah jadi taksi. Hampir sebagian besar menggunakan mobil bikinan Indonesia ini. Sisanya baru sedan seperti Vios Limo dan Nissan Sunny (Almera).

  1. Mayoritas Skutik dan Bebek

Mencari motor jenis sport di jalanan Vietnam ibarat cari jarum di tumpukan jerami, jarang banget! Mayoritas isinya adalah skutik dan bebek. Skutiknya pun khas, yang berdesain gendut seperti Honda Vision (Spacy), SH125 dan Airblade, Yamaha Nouvo.

  1. Isi Bensin Lurus

Jika kita isi bensin budayanya posisi motor atau mobil diatur sejajar dengan pompa, sehingga antrian lebih teratur, beda dengan kebiasaan orang Vietnam. Mereka memposisikan motor atau mobil lurus dengan pompa, sehingga jadi terlihat semrawut dan saat selesai isi harus repot mundur terlebih dahulu.

  1. Banyak Pengendara Perempuan

Jika diperhatikan banyak pengguna motor baik skutik maupun bebek di Vietnam adalah perempuan. Ternyata ada sebabnya, menurut Shao Yan Jun, Director PT Long Huei Indonesia yang lama tinggal di Vietnam, ini karena budaya perempuan harus lebih bekerja keras, sementara kaum lelaki lebih santai.

  1. Asrea Prima Masih Eksis

Di Indonesia Honda Astrea Prima sudah discontinou sejak awal tahun 90-an, tapi beda dengan di Vietnam. Di sini masih sangat eksis, sangat mudah menemukannya di jalan dengan nama Honda Dream. Bentuk khasnya yang serbakotak jadi terlihat lawas.

EDITOR

Dimas Pradopo

Top