Senin,30 Mei 2016 11:00 WIB

Penulis: Dimas Pradopo

The 17th International OTOBURSA Tumplek Blek 2016

Ini Juara Indonesia International Stunt Day (IISD) Competition 2016!

Foto: Popo

juara-indonesia-international-stunt-competition-2016

Jakarta - Indonesia International Stunt Day (IISD) Competition 2016 yang digelar di tengah kemeriahan OTOBURSA Tumplek Blek 2016 (28-29/5) akhirnya sampai pada sesi menentukan juara dalam kompetisi yang diikuti stunt rider dari beberapa negara di Asean.

18 peserta diberi kesempatan selama 4 menit untuk menunjukan aksi-aksinya. Tiga juri kemudian menilai berdasarkan enam parameter yaitu kemampuan wheelie, stoppie, burn out, acrobatic, entertaiment dan special skill. Yang menjadi juri adalah Nick Apex stunt rider asal Amerika Serikat, Arief pemerhati extreme sport di Indonesia dan Dimas Pradopo dari OTOMOTIF.

Hujan yang turun sejak pagi hari tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi semua peserta. "Ini masalah besar, saat melaju kencang jadi sulit dikendalikan," beber Nick Apex. Bahkan perlombaan sempat dihentikan sementara untuk mengambil kesepakatan bersama, apakah lomba tetap dilanjutkan atau stop. Ternyata semua partisipan berani gas terus, luar biasa!

juara-indonesia-international-stunt-competition-2016
 

Tampil paling mengesankan adalah Wawan Tembong, juara bertahan ini melakukan update pada beberapa triknya. "Banyak yang ngikutin, jadinya harus disempurnakan. Seperti stoppie yang diakhiri dengan belok, saya coba enggak langsung belok ke satu arah tapi sebelumnya membawa   badan dan motor ke arah yang berlawanan," bebernya.

Di posisi kedua, Ganni Grimaldi yang baru kali ini berpartisipasi di IISD. Bocah kelas 2 SMK ini sukses mempertontonkan beberapa aksi wheelie yang menantang seperti circle wheelie high chair no hand. "Senang sekali bisa juara dua, ikut IISD hadiahnya gede ya," kekeh Ganni setelah menerima hadiah 300 US Dollar.

juara-indonjuara-indonesia-international-stunt-competition-2016esia-international-stunt-competition-2016
 

Sedang posisi ketiga jadi kerja keras juri karena ada beberapa nama yang memiliki skill sama-sama mempesona. Sebut saja Reza Wahyu, M Mizar, Ismam, Harry Ramdhani dan akhirnya perhitungan poin bobotnya berat pada Keng Zombie dari Thailand.

Berdasarkan enam parameter yang ditentukan juri, Keng boleh dibilang paling lengkap. Bila membandingakan dengan beberapa pesaingnya, Ismam meski tampil apik tapi kurang mampu berinteraksi dengan penonton dengan baik, Reza Wahyu terkendala dengan mesin motornya yang bermasalah.

M Mizar yang pernah jadi runner up juga banyak mengalami kesalahan sehingga tidak dapat menyelesaikan trik dengan sempurna. Jangan menyerah ya, dicoba lagi tahun depan! (Otomotifnet.com)

Hasil Lomba
1. Wawan Tembong / 148 / Indonesia
2. Ganni Grimaldi / 131 / Indonesia
3. Keng Zombie / 91 / Thailand
4. M. Mizar / 89 / Indonesia
5. Harry Ramdhani / 85 / Indonesia

 

 

 

EDITOR

Dimas Pradopo

Top