Jumat,21 Okt 2016 01:30 WIB

Penulis: F Yosi

Liputan Langsung F.Yosi dari Jepang

Ini Senjata Rahasia Jotos Menang Dua Kali di Kompetisi Safety Riding Jepang, Tahun Ini Masih Ampuh?

Foto: F.Yosi

Ady "Jotos" Sucipto, Lebih Tenang Pakai Batik Warisan Kakek

Suzuka, Jepang -  Ada yang unik nih di 'The 17th Safety Japan Instructors Competition (SJIC) 2016' yang berlangsung di Sirkuit Suzuka (20-21/10), satu peserta Indonesia punya senjata yang diakuinya ampuh menghilangkan grogi.

"Sudah dua tahun ikut kompetisi ini saya selalu menang mas, 'senjata' saya batik warisan kakek saya ini," ungkap Ady "Jotos" Sucipto. Nah.. batik buatan Jogja ini ternyata membuat Jotos selalu tenang dan sabar dalam mengikuti kejuaraan ini. Tentunya ketenangan sangat dibutuhkan untuk mendukung skill berkendara yang aman sesuai konsep safety riding.

Pria asal Jakarta yang sehari-hari menjadi instruktur safety riding main dealer Honda Wahana untuk area Jakarta-Tangerang ini sudah ikut kompetisi ini di Jepang sebanyak 2 kali dan selalu menang. Pada tahun 2014 di kelas 125 cc dan tahun 2015 kelas 400 cc.

Dan di 2016, hingga berakhirnya kompetisi hari pertama, Jotos ada diperingkat ke 2 pada kelas Bike Bike dengan tunggangan Honda NC750. Saat berita ini diturunkan para peserta masih mengikuti ujian teori. Masih ada satu hari lagi besok untuk rintangan Narrow Plank.

Selain tes teori, skill berkendara yang aman juga diuji. Hari ini peserta harus menunjukan teknik pengereman (braking) dan teknik menikung pada slalom course. Besok dilanjutkan teknik keseimbangan berkendara di atas papan (narrow plank).

Melalui rintangan ini enggak gampang loh dibutuhkan ketenangan dan skill yang mumpuni. Apalagi diawasi juri secara detail, salah sedikit langsung angkat bendera merah yang artinya kena penalti.

Ketiga instruktur asal Indonesia, Ady Sucipto, I Gusti Agung Budi Dharma dan Dimas Satria Kelana Putra mengaku telah melakukan serangkaian latihan sejak Minggu lalu. Selain Ady Sucipto yang tahun ini berlaga di kelas 750 cc, kedua rekannya masing-masing turun di kelas 400 cc menggunakan Honda CB400 dan kelas 125 cc menggunakan Honda Grom.

Sedang total peserta ada 30 instruktur dari 10 negara yaitu Australia, China Taipei, India, Singapore, Thailand, Vietnam, Turki, Indonesia, Jepang dan Malaysia.

Batiknya jangan lupa dibawa yaa! (Otomotifnet.com)

 

EDITOR

Dimas Pradopo

Top