Kamis,24 Des 2015 10:00 WIB

Penulis: otomotifnet.com

Paket Komponen Fast Moving CVT Yamaha Lebih Hemat

  • Foto: Istimewa

    Paket Komponen Fast Moving CVT Yamaha Lebih Hemat

  • Foto: Istimewa

    Paket Komponen Fast Moving CVT Yamaha

  • Foto: Istimewa

    Paket Komponen Fast Moving CVT Yamaha

  • Foto: Istimewa

    Paket Komponen Fast Moving CVT Yamaha

Jakarta - Komponen transmisi CVT skutik Yamaha memang sudah dirancang berumur panjang, meski begitu tetap harus diperhatikan usianya, yang tentunya dipengaruhi oleh masa pakai, beban yang diterima skutik kesayangan juga kondisi jalanan yang dilalui. “Agar kondisinya tetap prima lakukan pengecekan tiap 3.000 km. buka Boim, mekanik bengkel resmi Yamaha Abadi di Relasi Jl. Panjang, Jakbar.

Untuk penggantian komponen, Yamaha menganjurkan penggantian sabuk V-belt tiap 25.000 ribu km tergantung kondisi. Jika sering membawa beban berat atau cara berkendara kasar tentunya waktu penggantian bisa lebih cepat.

Kondisinya bisa ditentukan dari permukaannya, jika getas sebaiknya langsung ganti. Atau kalau lebarnya sudah tidak sesuai standar, juga sebaiknya ganti. Sebagai contoh pada Mio J, lebar V-belt 18,5 mm jika sudah kurang dari 17,2 mm wajib ganti.

Roller juga harus dicek secara berkala, komponen pemberat yang selalu bergesekan ini harus diganti jika bentuknya tak lagi bulat atau sudah oval. Jika masih bulat tapi diameter luarnya tak lagi sesuai standar minimum, misalnya pada Mio J yaitu kurang dari 14,5 mm juga harus ganti.

Perhatikan pula pelumasannya, komponen yang bergerak seperti kopling khususnya secondary sliding sheave wajib dilumasi. Begitu juga dengan rumah roller atau primary sliding sheave. Oiya, jangan asal pakai grease atau gemuk, Yamaha telah menyediakan gemuk CVT yang memiliki spesifikasi khusus sehingga lebih tahan panas dan tidak mudah lepas terkena gaya sentrifugal saat komponen CVT bekerja.

“Sebaiknya, jika ada penggantian bisa dilakukan secara bersamaan agar hasilnya lebih maksimal,” beber Robby Sidarta,  Asisten Manager Promosi Spare Part dan Product Plan Yamalube

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. “Jika CVT berfungsi normal, maka akselerasinya lebih nendang dan konsumsi bahan bakarnya juga hemat karena tidak ada komponen yang slip,” sambungnya.  

Di bengkel resmi Yamaha, V-belt dijual paling mahal Rp 166 ribu untuk Yamaha NMAX hingga Rp 77 ribuan untuk skutik entry level seperti Mio, Mio J, Soul GT dan XRide. Sedang roller dihargai Rp 41-79 ribu tergantung model. Sedangkan grease khusus dijual hanya Rp 14 ribuan. Murah bukan?

Mau lebih hemat? “Kami juga program penjualan komponen fast moving CVT secara paket,” jelas Robby. Dalam paket ini, sudah tersedia V-belt, roller dan grease CVT. Ambil contoh, untuk Yamaha Mio M3 yang jika beli terpisah harganya; V-belt Rp 77 ribu, roller Rp 50 ribu dan grease CVT Rp 14 ribu, totalnya Rp 141 ribu. “Kalau beli paket hanya Rp 125 ribu,” papar Robby.

Untuk detail daftar harganya, silahkan lihat tabel. Paket ini bisa didapatkan di semua jaringan resmi Yamaha di Indonesia. Yuk, rawat CVT! (ADV)

 

EDITOR

Pilot

Top