Senin,9 Mei 2016 12:15 WIB

Penulis: Iday

Unity Pitstop Sharing Cara Tips Berkendara Hadapi Alam Kalimantan

Foto: U Mild

Unity Pitsop Samarinda

Turing bikers yang biasanya dilakukan di jalan beraspal kini bergeser ke lintasan baru yang lebih menantang.

Sayangnya, tren trail adventure di Indonesia tidak diikuti dengan pengetahuan safety riding yang mumpuni.

“Maka, tidak jarang kegiatan ini justru memicu korban karena tidak dilakukan dengan benar,” kata Frans Tanujaya, crosser dan pegiat adventure motor di acara Unity Pitstop di Stadion Madya Sempaja, Samarinda, Kaltim (7/5).

Padahal, menurut Frans Kalimantan memiliki kondisi alam yang cukup menantang.

Kontur pegunungan serta medan hutan yang rimbun sudah menjadi ciri khas Kalimantan. Hal ini membuat banyak bikers Kalimantan tertantang untuk menaklukkan jalur-jalur off-road.

“Kondisi inilah yang membuat saya dan U Mild berinisiatif untuk memberikan pelatihan safety riding khusus untuk para penggemar off-road di Kalimantan,” ujar pria yang menekuni off-road sejak tahun 1995.  

Menurut pria asal Bandung ini, off-road tidak terbatas hanya untuk motor trail. Berbagai jenis motor dapat melewati jalur off-road dengan aman, asalkan dilengkapi dengan pengetahuan dan peralatan lengkap untuk menghadapi berbagai medan yang tidak terduga.

Persiapan menuju off-road harus dilakukan dengan ekstra karena menghadapi berbagai kondisi jalan yang tidak diketahui sebelumnya.

Workshop yang diikuti sekitar 300 bikers ini juga mengajak peserta mempraktikkan ilmu mereka di atas motor dengan simulasi menantang di area Stadion Madya Sempaja.

Teknik melintasi jalan yang berlumpur, berbatu, ataupun teknik rem (braking) dilakukan oleh para bikers agar makin siap dalam melakukan off-road.

Acara ini juga menghadirkan freestyler Wawan Tembong musisi Tony Q, PAS Band dan Endang Soekamti pada hari Minggu, 8 Mei 2016 di area Stadion Madya Sempaja, Samarinda.

 

EDITOR

Haryadi Hidayat

Top