Jumat,28 Okt 2016 15:30 WIB

Penulis: F Yosi

17th Safety Japan Instructor Competition 2016

Pada era 1960-an, angka kecelakaan di Jepang sangat tinggi. Hal ini mendorong pendiri Honda yakni Soichiro Honda, membuat fasilitas keselamatan berkendara. Sirkuit Suzuka dipilih menjadi pusat divisi safety driving/riding yang dinamai Suzuka Circuit Traffic Education Center selain menjadi arena balap internasional.
Bukan itu saja, keprihatinan akan keselamatan berkendara diwujudkan dalam Safety Japan Instructor Competition. Di mana tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-17. “Karakter berkendara di setiap negara sangat berbeda. Honda Motor Jepang  mempunyai visi ‘safety for everyone’, berharap agar kampanye keselamatan berkendara khususnya roda dua dapat disosialisasikan oleh peserta SJIC 2016 setelah kembali ke negara masing-masing,” jelas Yoichi Harada, General Manager Driving Safety Promotion Center, Honda Motor Co.Ltd.
Gelaran The 17th Safety Japan Intructor Competition (20-21/10) diikuti 10 negara. Yaitu Australia, China Taipe, India, Indonesia, Singapura, Thailand, Vietnam, Turki, Malaysia dan Jepang. Dari Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM) mengutus 3 instruktur andalnya mewakili 3 kelas, Muhammad Ady ‘Jotos’ Sucipto mengendarai NC750, I Gusti Agung Budi Dharma mengendarai CB400 dan Dimas Satria Kelana Putra mengendarai Honda Grom 125 cc.

TERPOPULER

Top