Minggu,13 Nov 2016 08:00 WIB

Penulis: DAB

F4 South East Asia, Sentul

Berapa Sih Dana Berkompetisi di F4?

Foto: Salim

F4 South East Asia butuh waktu 200.000 Euro

Sentul - Seri ketiga F4 South East Asia yang digelar di sirkuit Sentul, Jawa Barat (11-13/11) menimbulkan pertanyaan, 'seberapa besar sih biaya yang dikeluarkan tiap pembalapnya?' OTOMOTIFNET pun mendapatkan bocoran mengenai pertanyaan tersebut. 

Hal ini disampaikan oleh Perry Martono, Ayah dari Presley Martono, pembalap Indonesia yang berhasil meraih kemenangan di race keempat F4 Sentul (12/11). "Untuk F4 ini kami mengeluarkan dana sekiat 200.000 Euro (sekitar Rp 3 Miliar)," bisik Perry. 

Biaya ini baru sekadar dana yang digunakan untuk berkompetisi di F4 SEA, belum dana untuk suplemen dan latihan fisik yang dikeluarkan. Kalau ingin latihan menggunakan mobil F4 pun ada dana tersendiri yang membutuhkan dana 3.750 Euro atau sekitar Rp 55 juta. 

Dana tersebut tidak termasuk biaya penginapan dan transportasi menuju Malaysia untuk latihan di Sepang. "Makanya kami butuh dana dan sponsor jika Presley nantinya akan naik ke kompetisi yang lebih tinggi," Perry menambahkan. 

Presley sendiri merencanakan akan naik ke F3 atau GP3 pada tahun 2018, maka ia akan memutuskan untuk berkiprah di F3 atau GP3. "Untuk ke F3 butuh dana 600.000 Euro (sekitar Rp 8,8 Miliar). Jika ada sponsor besar dan mampu, saya lebih ingin ke GP3, sebab lebih dekat dengan F1," papar pembalap berusia 17 tahun tersebut. 

Wah, kelas juniornya saja membutuhkan dana sebesar itu. Biaya di F4 hanya 1,3 % dari dana yang dibutuhkan Rio Haryanto untuk berkompetisi di F1 bersama Manor Racing, yaitu 15 Juta Euro. 

Tak pelak para pembalap muda ini butuh sokongan dana yang lebih besar dari pihak swasta, khususnya pemerintah sebab nantinya mereka yang akan mengharumkan nama bangsa di kancah Internasional. Ayo Indonesia, dukung para pembalap muda. (otomotifnet.com)

 

EDITOR

DAB

Top