Selasa,9 Feb 2016 20:45 WIB

Penulis: fendi

Cuaca Hangat Membahayakan Peserta Reli Swedia

Foto: wrc.com

Salju dan es mencair akibat tingginya temperatur mengkhawatirkan penyelenggara reli Swedia

Swedia – Putaran kedua kejuaraan dunia reli (WRC) yang akan berlangsung di Swedia pada 11-14 Februari, rutenya dipangkas 8 SS (special stages/tahapan khusus), menyusul cuaca hangat yang bisa membahayakan peserta.

Sudah menjadi tradisi, reli Swedia berlangsung dalam kondisi dingin, peserta melaju di atas lintasan salju. Namun penyelenggara reli Swedia mengumumkan, event tahun ini bisa jadi dibatalkan karena kondisi cuaca hangat.

Penyelenggara memantau ketat, setelah suhu lebih tinggi dari rata-rata di kawasan negara Skandinavia yang memperlihatkan es dan salju mencair dalam volume besar.

Dikhawatirkan jika mobil reli merangsek pada jalan yang mencair, itu akan menyebabkan kerusakaan permukaan jalan, sehingga tidak aman bagi mobil peserta dan kendaraan bantuan.

“Ini menakutkan seberapa cepat cuaca dan ramalan cuaca bisa berubah,” kata Glenn Olsson, CEO reli Swedia. “Kami memiliki lapisan es yang baik di jalanan dan prakiraan cuaca memberi harapan pada hari Jumat. Sekarang situasi sudah berubah secara signifikan,” lanjutnya.

“Ada suhu di bawah nol dan bahkan salju pada prakiraan cuaca akhir pekan, tetapi pertanyaan besar adalah jika jalan akan membeku kembali, karena kita perlu jalan beku untuk reli ini,” tambah Johan Magnusson, manajer rute.

Pada lintasan salju, mobil peserta menggunakan ban yang dilengkapi paku khusus, yang berarti jalanan beku dan lapisan salju sangat penting bagi peserta, serta pengemudi kendaraan penyelamat.

“Terpenting keselamatan peserta dan penonton yang memutuskan tahapan dijalankan atau tidak. Jika kita menemukan jalan yang berbahaya, tidak bisa kita pakai,” timpal Stig Rune Kjensli, pemimpin lomba.

Penyelenggara akhirnya terpaksa membatalkan 8 SS dengan alasan keamanan, jadwal lomba pun direvisi yang sebagian besar menghindari jalan umum. Dari 21 rute, kini menjadi 13 dan otomatis jarak tempuh berkurang dari 331,21 km jadi 241,48 km.

Ban berpaku masih wajib dipakai pada recce (survei) dan lomba, meskipun dikhawatirkan paku akan merusak jalan yang cair dan membuat ban tidak dapat digunakan.

Saat ini pereli tim VW Sebastien Ogier memimpin klasemen setelah menang pada ronde pertama di Monte Carlo, bulan lalu. Diikuti rekan setimnya Andreas Mikkelsen dan pereli tim Hyundai Thierry Neuville. Ogier menang reli Swedia pada 2013 dan 2015. (otomotifnet.com)

EDITOR

fendi

Top