Selasa,12 Jan 2016 10:45 WIB

Penulis: fendi

Reli Dakar: Mobilnya Terguling, Loeb Gagal Juara

Foto: lemonde.fr

Mobil Peugeot 2008 DKR16 yang dikemudikan Sebastien Loeb rusak setelah terguling di medan berpasir

Argentina – Sebastien Loeb akhirnya merasakan ganasnya reli Dakar, tekadnya untuk menjuarai reli Dakar 2016 sirna, setelah mobil Peugeot 2008 DKR16 yang dikendarainya terguling berkali-kali di etape delapan, Senin (11/1).

Mengawali etape delapan dari Salta ke Belen, Argentina, pereli tim Peugeot Sebastien Loeb sedang memimpin klasemen. Sebagai pendatang baru, juara dunia reli 9 kali ini tampil menakjubkan dengan meraih tiga kemenangan etape.

Loeb menoreh sejarah, debutnya di Dakar ditandai dengan kemenangan di etape kedua, Senin (4/1). Sekaligus memberi kemenangan pertama pada Peugeot yang kembali ikut reli Dakar tahun lalu setelah absen 25 tahun.

Ia pun memimpin klasemen sejak awal lomba dan hanya kehilangan posisi teratas hari Jumat (8/1) dari rekan setimnya, Stephane Peterhansel.

Namun di etape delapan, Loeb akhirnya merasakan ganasnya reli Dakar ketika menempuh bukit pasir. Pada etape-etape awal, Loeb masih bisa menghendel laju mobilnya karena medannya tidak beda jauh dengan lintasan di reli.

Loeb terjebak pasir di tengah perjalanannya, kemudian mobilnya terguling berkali-kali, tak jauh dari finish. Mobil Peugeot 2008 DKR16 yang dikendarainya mengalami kerusakan parah. Ia dan co-driver Daniel elena dilaporkan tidak cedera.

Reli Dakar 2016 Peugeot Sebastien Loeb
Sebelum kecelakaan, Sebastien Loeb sedang menduduki peringkat pertama klasemen di awal etape delapan

Loeb mampu meneruskan lomba dan masuk finish urutan ke-33, tertinggal 1 jam 08 menit dari Nasser Al-Attiyah yang meraih kemenangan pertama untuk tim Mini di Dakar tahun ini.

Atas kejadian itu, posisi Loeb melorot dari urutan pertama ke delapan, tertinggal 1 jam 05 menit dari pimpinan klasemen Stephane Peterhansel.

Usai finish, Loeb mengaku tidak melihat ada turunan (menyerupai lubang). “Kami tiba di turunan, jatuh dan melempar keseimbangan mobil dan kami terguling,” katanya.

“Kami banyak merusakkan bagian mobil. Kami harus mengganti dua roda dan mengganti transmisi, pasti kami kehilangan banyak waktu,” jelas Loeb.

Dengan kehilangan banyak waktu dan mobilnya rusak, ia menganggap tidak akan lagi bertarung untuk posisi terdepan. Tetapi Loeb akan terus berpacu untuk mendapatkan jarak tempuh lebih banyak buat pengalaman.

“Selesai sudah untuk menang secara keseluruhan,” akunya. “Saya masih harus mengambil pengalaman. Yang utama, kami datang ke sini untuk mendapatkan pengalaman pertama,” urai Loeb.

“Kejadiannya hanya 10 kilometer dari akhir etape. Agak frustrasi, tetapi itulah hidup, jadi kami harus lanjut sekarang,” tekad Loeb yang ingin menyelesaikan lomba. (otomotifnet.com)

EDITOR

fendi

Top