Senin,7 Nov 2016 10:27 WIB

Penulis: DAB

WEC Seri 8, Tiongkok

Sean Gelael Raih Podium Dua di Shanghai

Foto: Jagonya Ayam

Sean Gelael (tengah) berhasil meraih podium di WEC Shanghasi bersama Antonio Giovanazzi (kiri) dan Tom Blomqvist.

Shanghai - Trio pebalap Jagonya Ayam KFC Indonesia, Sean Gelael, Antonio Giovinazzi dan Tom Blomqvist berhasil meraih podium dua di World Endurance Championship (WEC) enam jam (6/11). Berkompetisi di kelas LMP2, tim Jagonya ayam yang bekerja sama dengan Extreme Speed Motosport berhasil mencapai podium usai ubah formasi.

“Mereka menjalani balapan hampir sempurna. Tak banyak kesalahan yang mereka buat, sehingga mereka tidak kehilangan waktu dan bisa finis kedua. Tentu ini hasil yang bagus dari kerja keras tim,” kata pemilik tim Jagonya Ayam KFC Indonesia, Ricardo Gelael.

Start dari posisi ketiga, Tom Blomqvist tampil cukup konsisten menjaga kecepatan mobil dan tingkat keausan ban. Setelah 45 menit membalap, Tom masuk pit stop bergantian dengan Antonio sebagai pembalap kedua.

Jagonya Ayam Extreme Speed Motosport

Tim Jagonya Ayam Extreme Speed Motosport yang berkompetisi kejuaraan ketahanan dunia di kelas LMP2

Antonio sejak awal diproyeksikan untuk membalap selama 90 menit dengan jeda sekali pit stop. Setelah 90 menit berlalu, Antonio pun harus melakukan pit stop kedua sekaligus memberikan tempatnya untuk Sean Gelael yang menjadi pebalap ketiga.

Pergantian pebalap berjalan dengan mulus, Sean pun juga bisa tampil konsisten untuk mempertahankan posisi tim diperingkat tiga. Trio pebalap Jagonya Ayam mencetak rata-rata kecepatan 168,7 kilo meter per jam setiap putarannya. Sementara waktu tercepat tim, yakni satu menit 56,324 detik yang dicetak Antonio Giovinazzi

Setelah menyelesaikan tugasnya selama 90 menit, Sean kembali menyerahkan giliran kepada Tom. Meski ini merupakan debut Tom pada ajang balap FIA WEC, penampilan pembalap asal Inggris ini cukup impresif. Tom bahkan bisa membawa tim naik ke posisi kedua sampai menyelesaikan putaran yang ke-179. Selain penampilan pebalap yang konsisten, keberhasilan tim meraih posisi kedua juga tak lepas strategi pit stop yang hanya enam kali pemberhentian.

“Ya tim bekerja sangat baik. Kami juga membalap nyaris tanpa kesalahan. Semua strategi berjalan bagus. Tentu ini hasil yang sangat bagus. Sejak datang ke Shanghai, kami sudah yakin kalau posisi podium dalam jangkauan kami. Tom dan Anto tampil luar biasa sehingga kami bisa mendapatkan podium kedua,” kata Sean.

Setelah WEC Shanghai, Sean dan Antonio kembali akan mengikuti seri kesembilan di Bahrain. Namun, Tom tidak bisa tampil bersama mereka dan posisinya kembali akan dipercayakan kepada pebalap asal Belanda Giedo Van der Garde. Formasi tiga pebalap ini sama dengan balapan di Fuji Speedway, Jepang, dua pekan lalu.

EDITOR

DAB

Top