Sabtu,2 Jan 2016 19:00 WIB

Penulis: fendi

Reli Dakar 2016

Mengintip Persiapan tim KTM di Reli Dakar 2016

  • Foto: KTM Edmunds J./Future7Media

    Tim pabrikan KTM siap merebut juara reli Dakar ke-15 berturut-turut meski ditinggal Marc Coma

  • Foto: KTM/Romero S.

    Direktur motorsport KTM, Pir Beirer (di kursi roda) bersama susunan pembalap barunya yang disebut 'young guns'

  • Foto: KTM/Romero S.

    Laia Sanz (Spanyol) pendatang baru di tim KTM setelah masuk 9 besar reli Dakar 2015 bersama Honda

Argentina – Peserta reli Dakar 2016 sudah melakukan perjalanan pembuka, Sabtu (2/1) di Buenos Aires, Argentina untuk melakukan etape awal dari Rosario menuju ke Villa Carlos Paz, Minggu (3/1). Bagaimana pesiapan tim KTM, sebagai juara bertahan?

Setelah ditinggal Marc Coma, juara Dakar 5 kali, tim Red Bull KTM Factory Racing mengandalkan Jordi Viladoms sebagai anggota paling berpengalaman dengan 10 kali ikut reli Dakar. KTM bertekad meraih kemenangan ke-15 secara berturut-turut.

Viladoms akan memimpin Toby Price (peringkat tiga Dakar 2015) dan pendatang baru seperti Matthias Walkner dan Antoine Meo. Sementara Lala Sanz, pengendara wanita yang di 2015 masuk urutan sembilan bersama Honda.

“Marc Coma mengejutkan kami di musim panas dengan keputusannya mengambil peran sebagai direktur sport reli Dakar. Dia salah satu pembalap papan atas dan di belakangnya adalah pasukan muda kami. Tetapi mereka segera mengerti misi baru mereka setelah pengumuman Coma,” kata Pit Beirer, direktur motorsport KTM.

Reli Dakar 2016 Rute tahapan 1
Tahapan pertama dimulai hari Minggu, 3 Januari di Argentina, dari Rosario menuju Villa Carlos Paz

“Saya yakin kami udah memiliki pengganti yang baik. Seperti Toby Price yang meraih podium di Dakar pertamanya tahun lalu," timpal Heinz Kinigadner, konsultan motorsport KTM.

Sementara Matthias Walkner mengaku sudah melakukan persiapan dengan sangat baik, termasuk dengan jadi juara dunia reli cross country 2015.

“Saya benar-benar mengalami musim yang tidak terduga, tetapi itu bukan berarti sebagai juara dunia saya secara otomatis akan naik podium,” tutur Walkner.

“Jika saya berhasil finish dalam dua minggu dan menempuh 9.000 km lebih atau tidak ada masalah, maka berada di posisi antara lima atau tiga itu sudah realistis,” tekadnya. (otomotifnet.com)

EDITOR

fendi

Top