Sabtu,22 Okt 2016 19:15 WIB

Penulis: erie

F1 Seri 18, Amerika

Amerika Bakal Ada Lebih Dari Satu Seri?

Foto: Williams Martini Racing

Austin santer disebut-sebut tidak akan sendirian lagi sebagai seri F1 di Amerika Serikat

Jakarta- Ajang F1 di akhir pekan ini sudah berada di Negeri Paman Sam, tepatnya di Austin Texas.

Amerika Serikat (AS) sendiri juga punya sejarah khusus bagi dunia F1 karena sejumlah sirkuit di sana yang pernah juga menghelat balap mobil paling prestisius ini.

Masuknya konsorsium Liberty Media Corporation ke manajemen Formula One Group besutan Bernie Ecclestone nampaknya bakal membuat AS punya kemungkinan dapat jatah lebih dari satu seri.

Kendati belum pulih benar kondisi perekonomiannya, banyak pihak yang merasa bahwa AS merupakan pasar segmen sport dan motorsport terbesar di dunia.

Berikut sejumlah kota yang sedang santer diajukan untuk bisa menghelat balap F1 di musim-musim depan:

New York
Kota ini pernah disusulkan untuk bisa masuk kalender F1 musim balap 2013, termasuk juga area New Jersey, namun sejak musim balap 2014 belum ada kabar yang positif.

Padahal, hampir semua spot di kota Big Apple itu merupakan lokasi yang memikat. Apalagi New York merupakan pusat bisnis paling terkenal di dunia.

Untuk tahun 2017, kawasan Brooklyn dapat jatah untuk penyelenggaraan Formula E.

Los Angeles
Amerika Serikat punya begitu banyak kota dengan tingkat popularitas sejagad. Salah satunya Los Angeles, kota ini masih jadi salah satu calon kandidat kuat untuk perhelatan F1 di masa datang.

Area yang jika kota prestisius ini terpilih adalah kawasan elit bernama Long Beach. Sebagaimana yang pernah terjadi di dekade ’70 dan ’80-an.

Laguna Seca
Kondisi sirkuitnya saat ini mungkin memang perlu dipugar besar-besaran untuk menyesuaikan standar balap F1.  

Tapi tentu kalau itu bisa dilakukan maka membayangkan ada 22 mobil F1 yang melibas tikungan Corskscrew jelas satu pemandangan yang fantastis.  

Las Vegas
Musim balap 1981 hingga 1984 berlangsung di kota judi ini.

Namanya waktu itu Caesars Palace Grand Prix karena sirkuit yang dipakai merupakan sebagian dari area parkir di kompleks hotel serta kasino yang didirkan tahun 1962.

Menilik perkembangan jalan serta tata kota yang ada saat ini, banyak pihak di Las Vegas berharap ada lagi perhelatan F1 di kota yang lokasi persis di tengah gurun itu.  

Road America
Berada di wilayah Wisconsin serta punya luasan lahan 23 hektar.

Ini merupakan lokasi balap yang sudah dibuka sejak tahun 1950, hingga kini masih jadi salah satu seri Nascar.

Meskipun lokasinya agak terpencil, Road America merupakan sirkuit dengan karakter cepat, rasanya sesuai dengan balap F1.

Watkins Glen
Ini juga merupakan sirkuit lama yang pernah disinggahi balap F1.

Ya, di lokasi yang berada tak jauh dari New York ini pernah jadi satu seri F1 periode 1961 hingga 1980.

Karakter yang penuh tikungan menjadikan sirkuit yang sering disebut “The Glen” ini bakal tetap menjanjikan atraksi yang memikat. Apalagi lokasinya juga tidak jauh dari kawasan wisata air terjun Niagara.  

Detroit
Ayrton Senna merupakan pembalap yang paling sering menang di Detroit yaitu sebanyak tiga kali.

Sirkuit yang berada di tengah kota itu pernah kedatangan balap F1 pada periode 1982-1988.

Pada musim balap 1982 Amerika Serikat dapat jatah tiga wilayah sebagai seri F1 yaitu Las Vegas, Long Beach (Los Angeles), dan Detroit.

(Dari berbagai sumber)  

willimas martini racing 2016
Tim Williams sedang latihan pit stop kemarin (19/10)

 

 

EDITOR

erie

Top