Selasa,26 Jan 2016 00:30 WIB

Penulis: fendi

Calon Tim F1 Rio Haryanto, Ketambahan 2 Orang Ferrari

Foto: Ferrari

Setelah di Ferrari, Pat Fry (kiri) kembali bekerja dalam satu tim bersama Nikolas Tombazis (kanan) di tim Manor

Inggris – Tim F1 Manor Racing, yang diperkirakan akan menampung pembalap Indonesia Rio Haryanto, memperkuat divisi teknik dengan bergabungnya dua tokoh penting tim Ferrari, setelah Nicholas Tombazis kini giliran Pat Fry.

Belum lama ini tim Manor yang bermarkas di Inggris, merekrut Nicholas Tombazis. Mantan kepada desainer tim Ferrari ini menempati posisi kepala aerodinamika. Senin (25/1) ini tersiar kabar, Pat Fry ikut diajak bergabung.

Artinya, Fry kembali reuni dengan Tombazis, koleganya ketika di Ferrari. Mereka tersingkir dari tim Ferrari di akhir 2014, menyusul terjadinya perombakan susunan manajemen yang dipimpin oleh bos baru Maurizio Arrivabene menyambut musim 2015.

Pria asal Inggris berusia 51 tahun itu, berkecimpung di F1 sejak 1987 ketika bergabung di tim Benetton hingga 1993. Kemudian pindah ke McLaren sampai 2010 dan mangkal di Ferrari sampai akhirnya Fry tersingkir dari jabatannya sebagai direktur teknik di pengujung 2014.

Direktur Manor Racing, Dave Ryan mengumumkan bahwa Manor sangat beruntung memiliki Pat Fry, yang akan bekerja dan membantu tim untuk mengembangkan mobil baru. Fry mendapat jabatan sebagai engineering consultant.

Menurut Ryan, Fry akan memainkan peran utama dalam mengolah data dari hasil uji coba pertama di Barcelona. Fry akan membawa data teknik untuk tim mempersiapkan diri memulai balap awal musim di GP Australia, 20 Maret.

GP2 2015 Rio Haryanto Campos Racing
Pembalap Indonesia Rio Haryanto masih berusaha untuk bisa balapan di F1, terutama bersama tim Manor

“Tujuannya adalah memberi performa mobil dari hasil uji coba pramusim di Barcelona bulan depan, kemudian menerjemahkannya ke trek balap di Melbourne untuk memastikan kami sekuat mungkin mengawali musim balap 2016,” kata Ryan.

Selain jadi ajang reuni antara Tombazis dan Fry, adanya Dave Ryan menandakan tiga mantan punggawa tim McLaren itu bersatu kembali. Ryan menghabiskan waktu 35 tahun di McLaren sebelum pergi pada 2009 diangkat sebagai racing director di tim Manor.

Manor Racing yang sebelumnya dikenal sebagai tim Marussia yang bermula dari Virgin Racing, tahun lalu gagal menuai point saat menggunakan mesin Ferrari. Musim ini Manor menggendong dapur pacu Mercedes.

Hingga kini Manor belum memiliki susunan pembalap. Rio Haryanto asal Indonesia menjadi calon kuat menempati salah satu kokpit mobil F1 Manor. Baru-baru ini Rio mendapat dukungan dana dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Rp 100 miliar agar dapat berlomba di balap F1. (otomotifnet.com)

EDITOR

fendi

Top