Kamis,3 Sept 2015 11:24 WIB

Penulis: Dimas Pradopo

F1 : Jelang F1 Italia: Siapa Yang Bisa Kalahkan Kecepatan Hamilton?

Foto: Mercedes AMG Petronas facebook

F1 : Jelang F1 Italia: Siapa Yang Bisa Kalahkan Kecepatan Hamilton?


Italia – Juara dunia bertahan Lewis Hamilton masih mendominasi balapan musim ini, sudah 6 kali menang dari 11 ronde berlangsung, menghadapi seri berikutnya di Monza, Italia, adakah pembalap yang bisa mengalahkannya?

Akhir pekan ini balap jet darat memasuki putaran ke-12 di Autodromo Nazionale Monza yang memiliki karakter supercepat. Boleh dibilang sirkuit bersejarah ini (menggelar F1 sejak 1950), adalah kandangnya tim Ferrari.

Tetapi melihat kompetisi saat ini, di mana Lewis Hamilton sedang mengejar juara dunia ketiganya, apakah ada yang bisa mengalahkan kecepatannya? Ia memimpin 28 point dari rival terdekat yang juga rekan setimnya Nico Rosberg dan 67 point dari Sebastian Vettel (Ferrari).

Tahun lalu Lewis Hamilton tampil sempurna di Monza. Start dari pole position, mencetak fastest lap dan memenangkan lomba, sebelum meraih 6 kemenangan lagi dari 7 balapan untuk mendapatkan gelar juara dunia keduanya.

Podium Monza 2014 itu dikuasai pembalap yang menggunakan mesin Mercedes, Lewis Hamilton, Nico Rosberg dan Felipe Massa (Williams).

“Jika Lewis tidak melakukan kesalahan dalam beberapa balapan, akan sulit bagi Nico,” kata mantan juara dunia 3 kali Niki Lauda yang juga ketua non-eksekutif di tim Mercedes, baru-baru ini.

Rosberg yang baru menjadi ayah setelah istrinya melahirkan bayi perempuan Minggu lalu, masih menjadi lawan setimpal Hamilton sejak musim lalu. Rosberg yang tahun ini baru menang 3 kali, pasti ingin mengincar kemenangan pertamanya di Monza.

Sementara Sebastian Vettel yang gagal mengimbangi kedua pembalap Mercedes di GP Belgia akibat ban mobilnya pecah, menang di hadapan para fans Ferrari sangat penting. Sehingga bisa menambah gairahnya bersaing di kejuaraan musim ini.

Juara dunia 4 kali itu sudah 3 kali menang di Monza, pertama pada 2008 dengan tim Toro Rosso, kemudian di 2011 dan 2013 bersama Red Bull. Jika menang lagi, ia jadi pembalap pertama setelah Stirling Moss pada tahun ‘50-an yang menang dengan tiga tim berbeda.

Pesaing berat lainnya dari pembalap Red Bull, Daniel Ricciardo dan Daniil Kvyat. Tetapi mereka dihadapkan pada penalti karena mengganti mesin.

Jelas, Hamilton yang di musim ini mencetak 10 kali pole position dari 11 balapan, masih jadi favorit. Namun jangan remehkan pembalap tim Williams, Felipe Massa dan Valtteri Bottas yang mulai membaik performanya.

Seandainya Hamilton menang di Monza, ia jadi pembalap pertama yang menang berurutan, setelah Damon Hill pada 1993 dan 1994. Karena selama ini setiap tahun pemenangnya berbeda. (otosport.otomotifnet.com)

EDITOR

Dimas Pradopo

Top