Jumat,26 Feb 2016 15:15 WIB

Penulis: fendi

Tes F1 Catalunya

Rio Haryanto Mengaku Sulit Tetapi Membuat Kemajuan Besar

  • Foto: Manor Racing

    Dibanding ketika menguji mobil Manor tahun lalu, Rio Haryanto mengaku mengalami kemajuan cukup besar pada performa dan pengembangan

  • Foto: Manor Racing

    Rio Haryanto. Kami semua di sini coba untuk meningkatkan mobil, kami memiliki mobil baru dan pengembangan baru

  • Foto: Manor Racing

    Selama tes pramusim empat hari tim Manor total menempuh 1.182 km, termasuk ketika mobil MRT05 dikemudikan Rio Haryanto

Catalunya – Melakukan tes pramusim selama dua hari dan dua kali mobilnya keluar trek termasuk menghantam pembatas dinding sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Rio Haryanto mengaku sulit tetapi merasa telah membuat kemajuan besar.

Rio merasa telah membuat kemajuan besar dalam persiapannya menghadapi balapan musim ini sebagai pendatang baru bersama tim Manor. Tetapi ia mengaku kesulitan untuk mengenal mobil baru, ban baru, tim baru dan tantangan baru.

Beda dengan rekan setimnya Pascal Wehrelin yang melakukan tes lebih awal di dua hari pertama dan berjalan mulus. Wehrelin sudah paham dengan karakter mobil F1, pasalnya dalam dua tahun terakhir ia pembalap penguji tim F1 Mercedes, sempat juga menguji mobil tim Force India.

Rio Haryanto yang memulai debutnya pada mobil MRT05, mengaku telah membuat kesalahan setelah mobilnya melintir keluar trek. Ia mengaku masih dalam proses belajar.

Maklum, itu pertama kalinya ia berada di kokpit mobil F1 untuk balapan tahun ini. Hari kedua Rio kehilangan kontrol, mobilnya keluar lintasan di tempat yang sama, namun kali ini bablas dan berhenti di pembatas dinding sirkuit.

“Itu sulit,” katanya. “Kami semua di sini mencoba untuk meningkatkan mobil, dan kami memiliki mobil baru, dan pengembangan baru,” jelas anak dari Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati.

“Yang bisa saya katakan adalah perbedaan antara mobil lama, seperti tahun lalu saya menguji mobil Manor, dibandingkan dengan yang satu ini berarti saya sudah merasakan kemajuan cukup besar pada performa dan pengembangan,” lanjut Rio.

Tahun lalu Rio mencoba mobil tim Manor bermesin Ferrari, mulai tahun ini tim Manor bekerja sama dengan Mercedes-Benz.

Menurutnya, menjalani sesi tes pramusim di Catalunya ini untuk belajar. Sebelum balapan pertama di Melbourne nanti, ia ingin membangun banyak hubungan, “Dan saya pikir itu adalah kunci untuk mendapatkan target kami.”

Menanggapi isnsiden hari keduanya, Rio menyebut sudah terbiasa dengan mobilnya. Setelah mengikuti tes pramusim, ia berharap masih bisa belajar lebih banyak pada tes berikutnya.

Tim Manor bilang ini debut yang positif. Selama tes empat hari tim meraih jarak tempuh 1.182 km.

Semangat yaaa... Semoga kedepannya Rio Haryanto bisa lebih baik. (otomotifnet.com)

 

EDITOR

fendi

Top