Minggu,3 Jan 2016 21:00 WIB

Penulis: fendi

Saingannya ‘Pasrah’, Langkah Rio Haryanto ke F1 Kian Terbuka

Foto: Manor F1 Team facebook

Rio Haryanto satu-satunya kandidat kuat yang sudah menyatakan tekadnya berada di tim F1 Manor 2016

Spanyol – Peluang pembalap Indonesia, Rio Haryanto untuk memulai debutnya di balap F1 bersama tim Manor tahun ini semakin terbuka, setelah satu per satu pesaingnya mulai ragu untuk bisa berada di tim Manor.

Tim Manor belum menentukan susunan pembalapnya untuk 2016. Awalnya para mantan pembalap Manor yang menaruh harapan untuk terus bersama tim. Will Stevens, Roberto Merhi dan Alexander Rossi.

Kemudian pembalap GP2 asal Indonesia, Rio Haryanto mencalonkan diri, juga test driver tim Mercedes, Pascal Wehrlein.

Rio mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia sebesar 15 juta euro atau sekitar Rp 225 miliar untuk mendapat kursi di mobil tim Manor. Sedangkan Wehrlein dibantu bos tim F1 Mercedes, Toto Wolff.

Menjelang Natal, Toto Wolff bilang kesempatan Wehrlein ke tim Manor tipis, karena tak memiliki uang banyak. “Pemilik Manor, (Stephen) Fitzpatrick mengatakan pada saya: ‘Kami perlu uang, jadi apa yang bisa saya lakukan?’,” kata Wolff.

Hubungan Mercedes sebagai pemasok mesin di tim Manor mulai 2016, tidak bisa membantu Wehrlein, juara balap mobil turing Jerman (DTM) 2015 besama Mercedes.

Kini giliran Merhi yang memberi target tahun ini sebagai pay driver, yaitu pembalap yang membawa uang ke tim yang dituju. Merhi yang berkompetisi di DTM bersama Mercedes selama dua tahun, berkomitmen tetap balapan single-seater.

F1 2015 Austria Manor Roberto Merhi
Roberto Merhi belum tahu akan ke mana di 2016, namun targetnya tetap berada di balapan single-seater

“Targetnya sekarang menjadi pembalap profesional dan berlomba tetap tanpa khawatir di balapan berikutnya saya akan berada di mobil atau tidak,” katanya. Ia menyebut telah menjalani balapan yang baik tahun lalu dan akan senang untuk lanjut.

“Saat ini saya melihat beberapa pilihan. Di F1 ada beberapa pilihan, begitupun di luar sana. Ini cukup sulit,” tutur pembalap Spanyol berusia 24 tahun seraya menambahkan tertarik juga menjadi test driver.

“Jika itu tim yang sangat bagus, ya. Karena dalam tim yang bagus Anda dapat melakukan banyak hal dan memiliki silumator, dapat menguji mobil lain. Itu juga merupakan pilihan,” ungkapya. Pilihan terakhir, balapan di Super Formula (Jepang) atau IndyCar (Amerika).

Melihat sinyalemen ini, jika pembalap lain pasrah untuk tetap dipertahakan oleh Manor, berarti hanya Rio Haryanto yang memiliki peluang bagus setelah memiliki jaminan dari pemerintah. (otomotifnet.com)

EDITOR

fendi

Top