Senin,21 Des 2015 23:30 WIB

Penulis: fendi

Finlandia Lebih Siap Gelar MotoGP dari Indonesia

Foto: speedweek.com

Sirkuit Kymi di Finlandia sudah memenuhi standar dari FIA dan FIM, siap menggelar MotoGP pada 2017

Eropa – Finlandia dengan sirkuit Kymi tampaknya lebih siap menggelar balapan MotoGP pada 2017, karena dianggap bekerja sangat profesional, memiliki semua rencana dan dokumen yang telah diminta Dorna selaku penyelenggara balap MotoGP.

Finlandia telah membuat sirkuit bertaraf internasional yang bisa menggelar balap F1 dan MotoGP. Sirkuit yang berada di dekat kota Kausala, 110 km sebelah timur laut ibu kota Helsinki ini masih dalam proses dan diperkirakan selesai pada 2016.

MotoGP Indonesia 2017. Progress Lambat Tapi Belum Batal

Pemerintah Finlandia dan pemerintah daerah Kuovola dan Iltti mendukung proyek sirkuit ini sejak 2014, pengerjaan konstruksinya mengalami kemajuan. Sirkuit Kymni memiliki panjang 4,8 km dengan 15 tikungan.

“Kymi Ring memang homologasinya untuk Formula 1, namun Grand Prix Formula 1 bukan bagian dari rencana kami,” kata Kari O. Sohlberg, ketua Asosiasi Motorsport Finlandia.

Sohlberg pernah bilang kepada omnicorse.it kalau sirkuit Kymi bukan ditujukan buat balap F1 karena untuk menyelenggarakan balap F1 perlu biaya besar. Bisanya balapan seperti MotoGP dan Superbike, GP2, GP3 atau DTM.

Untuk saat ini memang tidak ada yang mengharapkan balap F1 di salah satu negara Skandinvia itu. Finlandia satu dari dua negara yang melahirkan juara dunia F1 namun tidak pernah menjadi tuan rumah balap F1, satunya Selandia Baru.

Selain memenuhi standar baru FIA dan FIM untuk balapan di trek aspal, Kymi Ring juga memiliki area tanah di dalam trek yang setidaknya bisa digunakan untuk rallycross, supermotard dan sebagainya. 

MotoGP Indonesia Bisa Terganggu GP Finlandia

Tetapi apakah Finlandia benar-benar bisa menggelar balap MotoGP? “Ya seperti biasa, tergantung pada uang,” kata Aki Ajo, mantan pembalap asal Finlandia pemilik tim balap Ajo Motorsport yang sukses di kelas Moto3 dan Moto2.

Karena dengan menyelesaikan sirkuit tepat waktu saja tidak cukup. Kemudian juga harus menghadirkan promotor, jaminan Dorna biaya menjadi tuan rumah MotoGP sekitar 4 juta euro (Rp 60 miliar) per tahun dengan kontrak tiga tahun.

Setidaknya Finlandia sudah lebih siap, seperti kata bos Dorna (penyelenggara MotoGP), Carmelo Ezpeleta kepada speedweek.com, “Finlandia bekerja sangat profesional, mereka memiliki semua rencana dan dokumen yang telah kami minta, sangat tepat waktu diajukan dan disampaikan.” 

Lalu apa kabar sirkuit di Indonesia yang juga akan menggelar MotoGP pada 2017 nanti? Pasalnya, Dorna belum percaya ada MotoGP di Indonesia pada 2017.  (otomotifnet.com)

EDITOR

fendi

Top