Jumat,17 Feb 2017 14:45 WIB

Penulis: fendi

Ini Desain Fairing Baru Suzuki dan Aprilia

  • Foto: Suzuki Racing

    Fairing baru motor Suzuki GSX-RR pada tes pramusim di Phillip Island, Australia. Mirip Yamaha YZR-M1 saat dites di Sepang, Malaysia

  • Foto: Suzuki Racing

    Ini fairing normal yang dipakai tim Suzuki Ecstar selama tes pramusim

  • Foto: Gresini Racing twitter

    Aleix Espargaro mencoba desain fairing baru pada motor Aprilia andalannya .Perhatikan fairing bagian depannya

Phillip Island – Tim Suzuki Ecstar dan Aprilia Racing Team Gresini menggunakan desain fairing baru pada tes pramusim hari kedua di sirkuit Phillip Island, Australia, Kamis (15/2). Ini wujudnya.

Dilarangnya pemakaian winglet (sayap tambahan) sebagai peranti aerodinamika mulai balapan musim ini, banyak tim putar otak mencari jalan keluar untuk menyiasati agar motor mereka tetap stabil.

Pada tes pramusim di Phillip Island ini, Suzuki dan Aprilia meluncurkan desain fairing baru, sebagai pengganti sayap aerodinamis yang dapat berfungsi mengurangi wheelie.

Desain fairing pada motor Suzuki GSX-RR mirip fairing Yamaha YZR-M1 yang terlihat pada tes di Sepang, Malaysia beberapa pekan lalu. Yaitu adanya unsur-unsur aero di dalam fairing. Ada yang menyebut winglet dalam fairing.

"Kami memutuskan untuk mencoba fairing baru, saya senang, karena Suzuki berusaha sangat keras untuk mencoba meningkatkan motor," kata Alex Rins, pembalap Suzuki bernomor 42.

"Kesimpulannya belum jelas banget, karena saya hanya mencoba 10 lap. Yang pasti saya merasa berbeda dibandingkan dengan fairing normal,” jelas pendatang baru di MotoGP ini.

Rins menyebut, masih perlu dicek apakah fairing baru itu bekerja dengan baik, kehilangan waktu atau menambah waktu.

Ditanya bagaimana bedanya, pembalap Spanyol itu menjawab, "Saya hanya merasa berbeda pada wheelie, saya merasa wheelie berkurang."

Sementara versi Aprilia sedikit lebih konservatif dan mainstream. Aleix Espargaro yang finish di urutan keenam pada tes hari kedua mengatakan, fairing baru meningkatkan downforce tanpa mengorbankan top speed dalam pengujian di wind tunnel (terwongan angin).

Tetapi jika terbukti sebaliknya, maka ia tidak akan menggunakannya. Karena ia berpikir mereka sudah harus mencari cara lain mendapatkan 10 km/jam untuk menyamai Honda dan Ducati.

Tim lain pasti sudah punya rahasia untuk mengatasi dilarangnya pemakaian sayap ini. Tunggu saja kehadirannya. (Otomotifnet.com)

EDITOR

rio

Top