Senin,30 Nov 2015 19:30 WIB

Penulis: fendi

Uji Coba MotoGP, Jerez

Jatuh Dua Kali, Marquez Lolos dari Cedera

Foto: Repsol

Marc Marquez. Belum sampai pada level untuk menentukan mesin mana yang disuka

Jerez – Juara dunia MotoGP dua kali dari tim Repsol Honda, Marc Marquez lolos dari cedera setelah mengalami dua kali kecelakaan pada uji coba terakhir di 2015 di sirkuit Jerez, Spanyol, pekan lalu.

Pada hari terakhir uji coba selama tiga hari (25-27/11), Marc Marquez mengalami kecelakaan high-side (terpelanting ke samping) di tikungan 3, sebelumnya ia kehilangan cengkeraman depan pada motor Honda tunggangannya saat melakukan perbandingan antara mesin tahun depan dan mesin 2015.

Pembalap Spanyol berusia 22 tahun ini mengatakan mesin 2016 adalah peningkatan dari versi tahun ini, terlalu agresif, tetapi masih banyak yang perlu diperbaiki.

“Hari ini saya mengalami dua kecelakaan,” kata Marquez usai menyelesaikan 67 lap. “Satu yang besar high-side di tikungan tiga. Saya masuk tikungan dengan tenaga konstan, namun tiba-tiba ban belakang menjadi sangat agresif dan itu yang membuat saya terpental. Untung saya baik-baik saja,” jelasnya.

“Yang kedua terjadi ketika saya melakukan perbandingan mesin untuk mendapatkan feedback terbaik dan titik pengereman dengan ban Michelin kadang-kadang tidak dapat diprediksi,” lanjut Marquez.

“Perasaan saya, kami memiliki sedikit lebih potensial dengan mesin baru dibandingan dengan mesin lama, tetapi kami belum sampai pada tingkat pemilihan,” terangnya.

Pada hari pertama uji coba, Marquez mengeluhkan elektronik baru untuk musim 2016 sebagai langkah mundur dibanding elektronik yang dipakai di 2015. Sementara ban Michelin membuatnya galau, karena karakternya berbeda dengan ban Bridgestone yang selama ini dipakai.

Ia menyebut banyak pembalap mengeluhkan elektronik baru ini. Sementara dengan ban baru, pembalap harus mengubah gaya mengendarai motornya.

Rekan setimnya Dani Pedrosa yang menjalani 77 lap menyebut, masih belum jelas mengenai mesin yang dicobanya. “Kami mengalami sejumlah masalah dan kami tidak yakin apakah itu karena mesin atau elektronik Magneti Marelli,” ungkapnya.

Tetapi mau tak mau ia harus bekerja dengan elektronik baru ini, untuk menemukan yang terbaik. “Dan saat ini kami memiliki banyak informasi tetapi belum jelas mana yang cocok,” uals Pedrosa.

Mulai 1 Desember pembalap dilarang melakukan uji coba. Tes resmi pramusim akan dimulai di sirkuit Sepang, Malaysia, Februari 2016. (otomotifnet.com)

 

EDITOR

fendi

Top