Selasa,29 Des 2015 20:30 WIB

Penulis: fendi

Marquez Menyebut Fisik Dani Pedrosa Jadi Masalah

Foto: Repsol Media

Marc Marquez (93) belajar gaya membalap agresif dari Dani Pedrosa (26)

Eropa – Jadi rekan setim selama tiga tahun, pembalap Honda yang juga juara dunia MotoGP dua kali Marc Marquez sudah bisa menilai Dani Pedrosa, ia memuji gaya membalap Pedrosa namun juga menilai fisiknya menjadi masalah.

Marc Marquez yang bergabung di tim Repsol Honda pada 2013, langsung meraih juara dunia dalam debutnya di MotoGP. Kemudian kembali sukses di tahun berikutnya. Sementara Dani Pedrosa yang ke MotoGP pada 2006 bersama Honda, prestasi terbaiknya tiga kali runner-up.

Namun Marquez percaya Pedrosa pembalap paling berbakat di MotoGP saat ini. Terbukti di musim ini, setelah absen beberapa ronde awal karena operasi cedera tangan, Pedrosa kompetitif menjelang musim balapan berakhir.

Dalam lima balapan terakhir di 2015, Pedrosa 5 kali naik podium dengan dua di antaranya podium tertinggi. Meskipun selama tiga tahun bermitra dengan Marquez ia hanya 6 kali menang. Kalah jauh dengan Marquez yang total mengemas 24 kali menang.

“Jika kita bicara tentang bakat murni, Dani yang terbaik dari kita semua,” kata Mrquez kepada Speedweek. “Dia pembalap terkecil dan dia harus berurusan dengan kekuatan motor MotoGP,” lanjutnya.

MotoGP 2015 Jerman Repsol Honda
Meskipun memiliki postur tubuh mungil, Dani Pedrosa (kiri) memiliki gaya berkendara yang cepat

Menurut Marquez, Pedrosa yang memiliki potur tubuh mungil 1 meter 58 senti, relatif menjadi kekurangan besar dibanding para pesaingnya. Paling tidak, karena hal itu membuat Pedrosa lebih rentan terhadap cedera.

Meski begitu, Marquez bilang Pedrosa layak dihormati karena penampilannya sangat bagus. “Fisiknya kadang-kadang menghambat dia. Kecelakaan sering menyebabkan cedera yang membuatnya lebih hati-hati,” terang pemakai motor nomor 93 ini.

Penyandang gelar juara dunia MotoGP termuda ini menambahkan, bahwa gaya berkendaranya yang agresif mencontoh dari Pedrosa ketika ia pertama kali melangkah ke MotoGP. “Dani menunjukkan bagaimana mengendarai motor MotoGP,” ungkapnya.

“Anda harus agresif, mengambil tikungan dan mengetahui pengereman. Secara naluriah, saya menggunakan gaya berkendara yang lebih rounded, tetapi daya Dani lebih cepat,” ulas Marquez mengenai seniornya itu.

Hmm..kalau begitu, sulit bagi Pedrosa untuk jadi juara dunia MotoGP ya. (otomotifnet.com)

EDITOR

fendi

Top