Selasa,2 Feb 2016 23:30 WIB

Penulis: fendi

Mengapa Ducati Menyusupkan Stoner pada Tes MotoGP Sepang?

  • Foto: Casey Stoner facebook

    Bertugas sebagai test rider Ducati, Casey Stoner (berdiri) ikut memantau perkembangan yang terjadi

  • Foto: Casey Stoner facebook

    Mendengarkan dan memberi masukan pembalap reguler tim Ducati menajdi tugas Casey Stoner

  • Foto: Ducati Corse

    Casey Stoner ikut tes pramusim di Sepang, Malaysia. Sudah 6 tahun Ducati bernomor #27 tidak hadir di trek dalam acara resmi

Sepang – Ducati menurunkan Casey Stoner pada tes resmi pramusim di Sepang, Malaysia, Selasa (2/2) yang menimbulkan diskusi hangat di seputar paddock, mengapa Ducati menyusupkan test ridernya yang baru itu?

Mantan juara dunia MotoGP yang sudah pensiun Casey Stoner punya tugas baru sebagai pembalap penguji tim Ducati mulai 2016 ini. Ia pun sudah melakukan uji coba pribadi lebih dulu di Sepang pada hari Sabtu (30/1).

Stoner dijadwalkan melakukan tugasnya dua hari, Sabtu dan Minggu. Tetapi baru satu hari merasakan motor Desmosedici, Ducati memutuskan untuk mengajaknya pada tes resmi di Sepang ini bersama para pembalap MotoGP lainnya.

Banyak orang ingin tahu apa keputusan para engineer Ducati untuk memasukkan Stoner dalam jadwal tes pramusim mereka. Stoner diturunkan pada hari kedua (2/2) dalam tes resmi selama tiga hari. Mengapa dan untuk apa?

Tugas Stoner sama seperti Michele Pirro yang melaju bersama pembalap MotoGP reguler, jadi boleh saja kini dialami Stoner. Bisa jadi alasan yang jelas dan simpel.

MotoGP 2016 tes Sepang Ducati Gigi Dall'Igna Andrea Iannone Andrea Dovizioso
Bos tim Ducati, Gigi Dall'Igna masih belum yakin dengan kemampuan Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso

Namun general manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna tampaknya yakin kedua pembalap regulernya, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone, tidak mampu mendapatkan hasil maksimal dari motornya. Nah, memperkenalkan Stoner menjadi skenario mengirimkan pesan yang jelas.

Hasil tes hari Selasa, Stoner berada di posisi sembilan tercepat. Jauh di depan Dovizioso dan tepat di belakang Iannone. Padahal sejak pensiun di pengujung musim 2012, Stoner baru kali ini resmi menggeber motor Ducati setelah terakhir pada 2010.

Performa menakjubkan pembalap asal Australia itu, memiliki arti lain yang mungkin lebih penting bagi engineer Ducati daripada kecepatan insentif yang dilakukan pembalapnya. Memang bukan buat menunjukkan Ducati motor yang kompetitif seperti Honda atau Yamaha.

Bisa jadi sebagai pesan moral, jika Stoner mampu melaju cepat padahal sudah sekian lama pensiun, bayangkan apa yang bisa dilakukan pembalap Ducati?

Apapun itu, yang pasti kehadiran Casey Stoner dalam tes resmi pramusim menjadi peristiwa yang ditunggu-tunggu, bahwa ia bisa kembali bersaing mencatat waktu bersama para bintang MotoGP saat ini. (otomotifnet.com)

EDITOR

fendi

Top