Selasa,27 Okt 2015 11:21 WIB

Penulis: Dimas Pradopo

MotoGP : Casey Stoner: Kalau Pembalap Lain Sudah Kena Bendera Hitam

Foto: HRC

MotoGP : Casey Stoner: Kalau Pembalap Lain Sudah Kena Bendera Hitam


Sepang – Mantan juara dunia MotoGP dua kali Casey Stoner dan juara dunia Superbike 4 kali Carl Fogarty, menanggapi insiden jatuhnya Marc Marquez saat bertarung dengan Valentino Rossi pada GP Malaysia di sirkuit Sepang (25/10).

Banyak opini mengenai insiden yang terjadi pada lap tujuh ronde ketujuhbelas di Sepang hari Minggu lalu. Ada yang pro pada Rossi karena tidak melakukan kesalahan dengan menyenggol Marquez pakai kaki kirinya, sebaliknya justru Marquez yang cari gara-gara mengganggu Rossi.

Yang mendukung Marquez juga tak sedikit, karena Rossi dianggap melakukan tindakan tidak sportif dengan menendang pembalap tim Repsol Honda ini.

Apapun itu, keputusan sudah diambil, Rossi dinyatakan bersalah dan dikenakan 3 penalti point. Dengan akumulasi 4 penalti point yang dimiliki, Rossi start dari posisi paling belakang pada balapan terakhir di Valencia, Spanyol.

Muncullah berbagai opini berbeda, seperti dilontarkan Casey Stoner. Pembalap kelahiran Queensland, Australia 30 tahun lalu ini pernah mengalami pertarungan sengit dengan Valentino Rossi pada GP Amerika di Laguna Seca 2008.

Bedanya, mereka sedang bertarung memperebutkan gelar juara dunia. Saat itu Stoner dengan motor Ducati tengah memimpin, namun dengan cerdik dan controversial Rossi menggiring Stoner keluar trek sampai masuk gravel. Rossi finish pertama, Stoner kedua.

Stoner memberi tanggapan negatif terhadap bekas seterunya itu setelah melihat kejadian di Sepang. “Kalau pembalap lain yang melakukan apa yang Valentino lakukan, akan segera dikasih kibaran bendera hitam (disuruh berhenti balapan),” kicau Stoner di twitter.

Maksud Stoner, karena Rossi memiliki nama besar di arena MotoGP, maka hukumannya hanya berupa penalti start dari belakang. Karena jika mendapat bendera hitam, Rossi diuruh berhenti lomba dan tidak akan mendapat point di Sepang.

“Ada perbedaan besar antara berkendara sembrono dan sengaja membuat seseorang keluar dari balapan,” lanjut Stoner yang pensiun di 2012 setelah juara dunia bersama tim Ducati dan Repsol Honda.

Mantan juara dunia Superbike (WSBK) 4 kali, Carl Fogarty juga berpenda[at sama. “Saya kira jika pembalap lain bisa didiskualifikasi dari lomba,” tutur pembalap Inggris berusia 50 tahun yang juga pernah berkompetisi di MotoGP bersama Cagiva dan Honda.

“Marquez tak hanya bertarung untuk naik podium, tetapi juga mengganggu Valentino,” kata pembalap Ducati, Andrea Dovizioso yang juga teman dekat Rossi.

Ya bebas saja berpendapat, yang pasti Rossi dan Marquez punya pandangan berbeda. Rossi sudah mengajukan banding atas hukumnannya yang dianggap terlalu berat, namun bandingnya ditolak. Ia akan start dari posisi paling belakang di Valencia.

Rossi telah menyangkal kalau dirinya akan memboikot balapan di Valencia dua pekan ke depan. Sebagai juara dunia 9 kali, Rossi tidak akan menyerah. (otosport.otomotifnet.com)

EDITOR

Dimas Pradopo

Top