Senin,31 Agust 2015 23:44 WIB

Penulis: Dimas Pradopo

MotoGP : Danilo Petrucci: Rasanya Sedang Bermimpi Bisa Naik Podium

Foto: Danilo Petrucci, Pramac Racing facebook

MotoGP : Danilo Petrucci: Rasanya Sedang Bermimpi Bisa Naik Podium



Silverstone – Pertama kali naik podium di MotoGP, pembalap Pramac Ducati, Danilo Petrucci merasa sedang bermimpi atas hasil yang dicapainya pada balapan GP Inggris di sirkuit Silvertone (30/8).

Danilo Petrucci naik podium pada balapannya yang ke-62. Ia berkompetisi di MotoGP sejak 2012 pada kategori open class. Baru musim ini ia naik motor pabrikan setelah bergabung di tim Pramac yang mendapat dukungan dari pabrikan Ducati.

“Saya pikir saya sedang bermimpi. Seolah-olah saya hanya mengalaminya di PlayStation,” ujar Petrucci yang masuk finish 3 detik di belakang Valentino Rossi sebagai memenangkan lomba.

“Jujur saja saya berharap balapan berlangsung hujan. Karena saya mengalami masa yang sangat sulit pada hari Sabtu dengan berada di posisi 18,” lanjut pembalap Italia berusia 24 tahun ini.

Ketika melihat kondisi hujan, ia berpikir bisa memperbaiki posisinya. Ia pun tancap gas sejak start dan berada di belakang Jorge Lorenzo dan Dani pedrosa. Petrucci tidak percaya pada kenyataan ini karena biasanya hal itu hanya terjadi di PlayStation.

Petrucci yang pada lap keempat sudah berada di posisi kelima, mengaku sangat sulit menyalip Lorenzo dan Pedrosa. Namun berhasil menyalip Pedrosa di lap 7, satu lap kemudian mendahului Lorenzo untuk menempati posisi ketiga di belakang Valentino Rossi dan Marc Marquez.

“Ketiga berada di tempat ketiga, tetu saja saya agak khawatir kalau saya bisa jatuh. Saya menginginkan podium yang tidak akan saya lupakan,” urai Petrucci.

Kemudian ia terlibat pertarungan sengit dengan pembalap pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso. Keduanya saling berganti posisi memperebutkan posisi ketiga.


“Saat Marc jatuh, saya semakin dekat dan dekat dengan Valentino. Saya kira saya akan mengejarnya. Tetapi sangat sulit. Saya takut, kalau saya melaju kencang akan memperbesar risiko,” jelasnya.

Pada dua lap menjelang finish Petrsucci menyebut dapat tekanan dari Dovizioso. “Tetapi di tikungan terakhir saya mulai tertawa. Saya seolah-olah terbangun dari tidur saat mimpi,” tutur Petrucci yang kini berada di urutan 8 klasemen.

“Saya sangat senang finish urutan kedua. Saya juga senang kami orang Italia yang berada di podium. Senangnya lagi, saya berteman dengan mereka dan sering latihan bareng. Saya senang Valentino memimpin kejuaraan lagi, saya senang Dovi kembali naik podium,” girang Petrucci.

Naik podium kini sudah bukan mimpi lagi kan? (otosport.otomotifnet.com)


EDITOR

Dimas Pradopo

Top