Senin,5 Okt 2015 01:14 WIB

Penulis: Dimas Pradopo

MotoGP: Menurut Marquez, Siapa Yang Terbaik Antara Rossi Dan Lorenzo?

Foto: repsolmedia.com

MotoGP: Menurut Marquez, Siapa Yang Terbaik Antara Rossi Dan Lorenzo?


Eropa – Dalam perburuan gelar juara dunia 2015, Marc Marquez tidak punya harapan lagi, tetapi masih ingin merayakan kemenangan sebanyak mungkin, lalu bagaimana ia menilai perebutan gelar juara antara Rossi dan Lorenzo?

Valentino Rossi yang kini berusia 36 tahun adalah bintangnya MotoGP dan tengah memimpin klasemen. Ia sedang menghadapi pertarungan sengit dari rekan setimnya di Yamaha, dengan Jorge Lorenzo.

Rossi yang di awal musim sempat memimpin jauh, mulai terkejar oleh Lorenzo. Bahkan di GP Ceko pertengahan Agustus lalu, pointnya disamakan. Namun Lorenzo dianggap yang memimpin klasemen karena lebih banyak memenangkan lomba.

Kemudian Rossi kembali berada di puncak dan hingga selesai ronde keempatbelas di Aragon, ia meninggalkan Lorenzo 14 point.

Jika menilai dari kecepatan, Lorenzo saat ini yang paling terdepan, setidaknya untuk di lintasan kering. Di Aragon, pembalap Spanyol berusia 28 tahun itu kembali menunjukkan keunggulannya.

Jadi, siapa yang lebih kuat menurut juara dunia bertahan Marc Marquez? Rossi ataukah Lorenzo? “Sulit untuk dijawab,” kata pembalap tim Repsol Honda itu sambil tertawa. Karena ia sering ditanya seperti ini.

“Jika Anda bertanya pada saya, maka saya akan mengatakan Jorge lebih cepat. Kecepatannya benar-benar bagus. Di sisi lain, Valentino selalu tampil seratus persen, di dua balapan sebelum Aragon,” lanjut juara dunia MotoGP 2013 dan 2014.

Yang menariknya, menurut Marquez, adalah balapan setelah Aragon yaitu di benua Asia dan Australia. “Ini sangat menarik, karena di Motegi, Phillip Island dan Sepang, mungkin ada balapan dalam kondisi basah lagi. Itu akan jadi tanda tanya lagi,” tuturnya.

“Soal kecepatan, saya akan mengatakan Jorge, tetapi dalam hal pengalaman dan berurusan dengan situasi berbeda, mungkin Valentino,” jelas Marquez.

Marquez yang berada di peringkat tiga klasemen dan harus kehilangan gelar juara dunianya, masih akan terlibat pertarungan di antara dua pembalap terbaik yang sedang mengejar titel juara dunia tahun ini. (otosport.otomotifnet.com)

EDITOR

Dimas Pradopo

Top