Selasa,29 Sept 2015 12:57 WIB

Penulis: Dimas Pradopo

MotoGP : Michelin Menganalisis Kecelakaan Rossi Saat Uji Coba

Foto: ©Screenshot/Dorna

MotoGP : Michelin Menganalisis Kecelakaan Rossi Saat Uji Coba


Aragon – Pihak Michelin menganalisis kecelakaan yang dialami Valentino Rossi, saat melakukan uji coba ban yang akan dipakai di MotoGP musim 2016 nanti di sirkuit Motorland Aragon, Senin (28/9).

Siku kanan Rossi sedikit lecet. Pada pagi hari Bradley Smith (Yamaha Tech3) dan Danilo Petrucci (Pramac Ducati) juga jatuh. Motornya hancur tetapi mereka tidak mengalami luka.

Michelin menyediakan 4 ban depan berbeda dan 3 ban belakang yang diuji oleh semua pembalap pabrikan dan pembalap open class.

Juara dunia bertahan Moto2, Tito Rabat yang tahun depan membela tim Marc VDS, untuk perma kalinya mencoba motor Honda RC213V menggunakan ban Michelin.

“Kami beruntung dengan cuaca kali ini, meskipun suhu trek pagi hari 20 derajat masih dingin. Beberapa pembalap yang ingin memulai dari awal memgalami kecelakaan, karena mereka menghangatkan bannya tidak baik,” kaya Nicolas Goubert, direktur teknik Michelin Racing.

“Itu bukan permulaan yang bagus.  Mereka buru-buru pada ban depan. Pada pembalap Honda sih berjalan sangat baik, seperti tes di Misano,” lanjut Goubert yang puas karena ada sejumlah perbaikan yang dilaporkan pembalap.

Menurutnya, dalam sesi uji coba biasanya cuaca yang jadi masalah. Untuk itu Michelin melakukan pengembangan yang pas. “Di trek ini kami tidak memiliki jawaban yang tepat, kemajuan atau kemunduran,” ungkapnya.

“Apa yang kami bawa di sini, berdasarkan pengalaman di Misano. Tetapi di sini Anda juga perlu sesuatu untuk suhu dingin di pagi hari. Kemudian, suhu yang lebih hangat,” imbuh Goubert.

“Kami tidak punya kombinasi kompon yang tepat untuk sisa kanan dan kiri ban. Ada tiga ban belakang berbeda dan lima campuran, tetapi kombinasinya tidak bagus,” jelasnya.

Lalu bagaimana Valentino Rossi bisa jatuh? “Dia sudah menyelesaikan uji coba ban. Dia berhenti dan kemudian ingin melakukan pengecekan pada motornya. Di tikungan dua dia kecelakaan. Tetapi untunglah tidak cedera,” tutur Goubert.

“Pada putaran sebelumnya dia melaju pelan, dia melaju lebih cepat. Ban tidak bisa menjaga perubahan ini. Itu belokan kanan pertama setelah beberapa tikungan ke kiri,” terangnya. 

Goubert menyebut beberapa pembalap melaju secepat saat balapan di Aragon sehari sebelumnya (menggunakan ban Bridgestone). “Sekarang kami fokus pada uji coba terakhir setelah balapan penutup di GP Valencia,” katanya.  (otosport.otomotifnet.com)

EDITOR

Dimas Pradopo

Top