Kamis,31 Maret 2016 00:45 WIB

Penulis: JLM

Jelang MotoGP Seri 2 Argentina

Pol Espargargo dan Bradley Smith Saling Bunuh

Foto: Team Tech 3

Pol Espargaro menjadikan Monster Yamaha Tech 3 berkuasa untuk kategori tim satelit

TERMAS DE RIO HONDO - Pencapaian joki tim Monster Yamaha Tech 3, Pol Espargaro dan Bradley Smith, di seri pertama MotoGP di Losail. Maret lalu membuat keduanya optimistis menghadapi ronde ke dua di ranah Argentina.

Terutama bagi Pol Espargaro yang sempat sedikit frustrasi di sesi tes pramusim yang performa kuda besinya, YZR-M1, kurang memuaskan.

Namun di saat raceday MotoGP Seri 1 Losail, Pol Espargaro berhasil menggondol peringkat 7. Hasil itu menjadikannya pemuncak klasemen untuk pembalap Independent Team.

Pun begitu Pol Espargaro mengaku ronde kedua nanti terbilang berat mengingat performa musim lalu kurang memuaskan.

 

2016 MotoGP Losail Pol Espargaro Team Tech 3
Pol Espargaro termotivasi setelah berhasil jadi pemuncak di klasemen joki Independent Team

 

"Berbekal hasil positif dari seri pertama, saya optimis tampil di trek Termas de Rio Hondo. Memang jadi tantangan tersendiri karena faktor ban baru."

"Butuh kerja keras mulai dari sesi latihan Jumat," ujar Pol Espargaro.

Nada optimistis juga memayungi rekan setim Pol Espargaro, Bradley Smith, yang performa di MotoGP seri 1 Losail berhasil finish di peringkat 8.

Bradley Smith berambisi untuk bisa mengimbangi performa Pol Espargaro. Rekan setim sekaligus musuh pertama yang Bradley Smith ingin kalahkan.

"Target tahun ini adalah bisa berada di puncak klasemen pembalap Independent Team."

"Tentu saja strategi di Termas de Rio Hondo nanti mendapatkan setting terbaik sejak sesi latihan sehingga saat kualifikasi mendapatkan posisi start yang bagus," celoteh Bradley Smith.

 

2016 MotoGP Seri 1 Losail Bradley Smith Team Tech 3
Bradley Smith memasang target jadi pemuncak klasemen pembalap Independent Team

 

Manajer tim Monster Yamaha Tech 3, Herve Poncharal, melihat persaingan internal kedua pembalapnya dianggap positif.

"Melihat performa Pol dan Brad di seri 1 menunjukka bila kami mempunyai paket yang kompetitif, baik pembalap dan juga motornya."

"Kompetisi keduanya menjadikan atmosfer di tim benar-benar penuh motivasi. Tentu bisa mengulang hasil seperti di seri pertama akan amat sangat memuaskan," ujar Herve Poncharal.

Selama persaingan Pol Espargaro dan Bradley Smith berjalan sportif, tentu membuat suguhan MotoGP tambah menarik lagi. (otomotifnet.com)

EDITOR

JLM

Top