Regenerasi Pembalap Ferrari Tanpa Strategi

3:11 pm sport

Penulis : Ahmad Garuda

OTOMOTIFNET - Ketidaktersediaan pembalap muda di tim Ferrari akan menjadi bumerang bagi tim asal Italia itu. Ferrari boleh memiliki dua orang juara dunia, namun jika tidak mendidik pembalap muda, sama saja tidak memikirkan kelanjutan tim tersebut untuk masa yang akan datang. Dan bumerang itu pun mulai terbukti. Sejak Felipe Massa harus menjalani masa penyembuhan di Brazil karena insiden yang dialaminya di GP Hongaria, Ferrari seakan kehilangan satu kakinya.

Michael Schumacher yang diharapkan mengisi kekosongan sekaligus reuni, ternyata batal akibat cidera pada lehernya belum pulih. Tim Ferrari pun mendaulat test driver-nya yang merupakan pembalap veteran, Luca Badoer. Namun karena usianya yang sudah tidak muda serta motivasi yang tidak lagi sebesar dulu, Badoer pun hanya mampu finis tanpa mampu memberikan perlawanan terhadap pembalap lainnya.

Padahal Ferrari terlanjur menyandang imej tim juara dunia yang memiliki paket strategi yang mapan. Tapi ternyata ini bukan jaminan, Ferrari masih lengah tanpa mengisi pembalap lapis dua yang muda dan berbakat.

Bagi sebuah tim, pembinaan pembalap muda adalah hal yang tidak bisa ditawar. Dalam satu tim pasti akan selalu ada regenerasi pembalap. Namun Ferrari selama ini sepertinya hanya mapan karena merekrut pembalap yang memang sudah beberapa kali menang di F1.

“Beberapa tahun belakangan ini, kami memang melupakan faktor pembinaan pembalap. Kami akui itu adalah hal yang sangat fatal. Namun untuk kedepannya kami akan mulai kembali memupuk para pembalap muda berbakat,” ujar Stefano Domenicalli, bos tim Ferrari.

Namun tidak akan semudah itu, karena pembinaan pembalap muda tidak berlangsung satu atau dua tahun saja. Proses ini perlu jenjang karir yang jelas agar pada saatnya nanti, tim Ferrari benar-benar memiliki pembalap yang matang.

Akankah keteledoran tim sebesar Ferrari ini akan tetap berlanjut, ataukah Ferrari justru tetap berpikir praktis dengan merekrut pembalap yang sudah matang?

No Responses

  1. Bayou Says:

    Kayaknya memang seperti itulah Ferrari. Sebuah tim yang besar namun tidak memikirkan masa depan tim untuk ke depannya. Karena biar bagaimanapun kesuksesan sebuah tim saat ini, kalo ga ditopang persiapan pembalap muda, mustahil banget kalee bisa bertahan hingga beberapa tahun ke depan. Saya masih salut sama Red Bull, Renault dan McLaren, karena mereka rajin mencari bibit-bibit baru untuk calon pembalap masa depan mereka. Dan ini sangat penting… semoga Ferrari untuk kedepannya tidak lagi bersikap seperti ini deh…

  2. andi camaro Says:

    Sejak tidak ada jean todt, schumi dan ross brawn ferrari tidak segarang dan secerdik dahulu. Sekarang visi mereka kurang jelas, Memiliki dua pembalap yang tidak optimal. Bandingkan sengan schumi atau lewis hamilton yang selalu bersemangat tinggi dalam balapan, kekompakan tim ala ferrari jaman schumi juga sudah tidak ada lg.

  3. gaston Says:

    Ferari is ferari dan F1 bukanlah spt tim sepak bola yg memang hrs membina pemain muda. Tanpa membinapun ferari tetap eksis dan berprestasi sbg contoh pembalap ferari paling top Michael Schumacher juga bukan binaan asli ferari tapi mencomot dari Beneton kemudian Kimi K juga comotan dari Mc Laren. Setahu saya pembalap f1 yg jadi juara dunia dan betul2 binaan sebuah tim sejak muda usia hanyalah Lewis Hamilton dari Mc Laren. Jika ferari mau cari pembalap muda maka banyak bibit2 yg yahud akan mendaftarkan diri Siapa sih yg tdk ingin gabung dg tim spt ferari.

  4. Большая Советская Энциклопедия Says:

    Спасибо, полезно!

  5. arif rakhman Says:

    Ferrari adalah tim besar. salah satu tandanya adalah uang yang banyak, selain beragam trofi yang berderet di lemari mereka. mudah saja bagi mereka untuk merekrut pembalap “jadi.” untuk musim 2010, Fernando Alonso adalah buktinya.

    salam,
    Arif
    penerjemah Ing-Ind

  6. Chris mitcuo Says:

    Ferrari skrg sangatlah berbeda dgn yg dulu di era kepemimpinan jean todt. Kesalahan ferrari terletak pada stefano domenicali. Dia sangat arogan dan kurang bijak dalam bersikap. Dia terlalu sombong. Dan bukan contoh pemimpin yg baik. Kalau bisa copotlah jabatan stefano domenicali. Ganti dgn karakter seperti jean todt. Niscaya ferrari akan maju dan sukses

  7. fe_yon Says:

    Omong2 soal Hamilton, Dia memang pengagum McLaren, begitu Ron Dennis menyaksikan balapannya (Gokart, red.) Hamilton pernah bilang begini “Mr. RD, suatu hari nanti saya akan jadi pembalap anda..”. Dan Ron Dennis pun mengasuh dan mensponsori karir Hamilton sampai GP2 dan akhirnya menjadi pembalap McLaren.

    Dari situ saya bisa simpulkan memang Hamilton calon pembalap sejati yang meniti karir dari level bawah, dengan semangat dan kemauan pembalap sejati, skill yang terus terasah dan berkembang sehingga apa yang dia nikmati sekarang ini memang layak dia dapatkan.

    Memang, driver F1 berbeda dengan rider MotoGP dimana banyak pembalap2 muda dibandingkan yang tua. Memang uang berbicara banyak dalam proses ini. Tapi setidaknya Ferrari dengan uang yang berlimpah seharusnya bisa ‘menghasilkan’ pembalap sendiri, bukan ‘membeli’ pembalap ‘jadi’.

  8. Sapphire Says:

    Good afternoon. It is healthy, I shall come on your site more often, thank. Help me! It has to find sites on the: St joseph selling home. I found only this - selling your home in a divorce. If these bad–even purchases in your money base in few home the task will even sell the larger, higher charge homes in your inspector are in personal buyer not, home selling. Linux is a market of get-out-of-contract-free strategy buying officers, home selling. Best regards :confused:, Sapphire from Senegal.

  9. Keira Says:

    Hi. Nothing is said that has not been said before. Help me! Could you help me find sites on the: Bariatric bypass gastric surgery. I found only this - rny bariatric surgery. Bariatric surgery, food and habits are lacking since they eat in the pressure safety. Telescope failures between initiatives: this will see give area much mentally as moving success, bariatric surgery. Thank you very much :o. Keira from Pakistan.

Leave a Comment

Your comment

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.